Buleleng · Bali Barat

Taman Nasional Bali Barat & Pulau Menjangan

Taman Nasional Bali Barat melindungi hutan, sabana, mangrove, dan terumbu karang di ujung paling barat pulau.

Taman Nasional Bali Barat melindungi hutan, sabana, mangrove, dan terumbu karang di ujung paling barat pulau. Pulau Menjangan, sebentar naik perahu dari pantai, adalah sudutnya yang paling terkenal, dengan air jernih, dinding karang, dan salah satu spot snorkeling paling bisa diandalkan di Bali.

Sejarah

Taman Nasional Bali Barat didirikan tahun 1941, awalnya sebagian untuk melindungi harimau Bali, yang kini sudah punah dari pulau ini. Kawasannya kemudian diperkecil menjadi luas sekarang sekitar 190 kilometer persegi, kira-kira empat perlima daratan dan sisanya laut. Perbukitan rendah seperti Gunung Prapat Agung dan Gunung Kelatakan menjulang di dalam taman, dan medan yang beragam ini menjelaskan mengapa begitu banyak habitat berdekatan.

Habitatnya mencakup sabana, mangrove, hutan musim, padang lamun, dan terumbu karang. Taman ini juga rumah bagi jalak Bali yang sangat terancam punah, dan program konservasi telah melepasliarkan burung hasil penangkaran di sini. Pulau Menjangan termasuk bagian taman dan menjadi habitat rusa Jawa. Pengunjung bisa mengatur perahu ke Menjangan dari Labuhan Lalang, dan penyeberangannya sekitar dua puluh menit, sehingga pulau ini mudah dijangkau dalam sehari.

Makna dan budaya

Nama Menjangan berarti rusa dalam bahasa Bali, merujuk pada hewan yang hidup di pulau itu. Status perlindungan taman mencerminkan upaya lebih luas untuk menjaga habitat yang penting bagi ekologi pulau. Taman ini juga menyimpan pura dan tempat suci yang dipakai warga setempat, dan banyak orang memperlakukan hutan dengan hormat yang sama seperti di tempat ibadah.

Laut di sekitar Menjangan dihargai karena kesehatannya, dan banyak orang Bali menghormati alam sebagai bagian dari Tri Hita Karana, gagasan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan. Berkunjung dengan pemandu berlisensi membantu menjaga terumbu dan jalur bagi komunitas yang bergantung padanya. Memilih pemandu berlisensi, tetap di jalur yang ditandai, dan membawa pulang sampah adalah cara paling sederhana untuk menghormati terumbu dan warga yang tinggal di dekatnya.

Yang bisa dilihat

  • Tebing karang Pulau Menjangan untuk snorkeling
  • Mangrove dan hutan pantai di daratan
  • Mengamati jalak Bali dan burung lainnya
  • Jalur melintasi sabana bersama pemandu taman

Perlu diketahui

  • Berangkat pagi; kantor jagawana buka sekitar pukul 08:00 dan laut paling tenang di pagi hari
  • Bayar di kantor jagawana; biaya perahu dan pemandu terpisah dan ditentukan per perjalanan
  • Pakai tabir surya ramah terumbu dan jangan menyentuh karang
  • Sisihkan hari yang panjang, karena perjalanan dari Bali selatan beberapa jam sekali jalan

Info singkat

  • Tiket Dilaporkan IDR 200.000 hari kerja dan IDR 300.000 akhir pekan per wisatawan mancanegara; tidak ada harga khusus anak; perahu dan alat bayar terpisah
  • Buka Kantor jagawana buka sekitar pukul 08:00; datang pagi
  • Waktu yang dibutuhkan Seharian penuh
  • Waktu terbaik Musim kemarau, April sampai Oktober
  • Jarak sekitar 4 sampai 5 jam dari Bali selatan

Harga dicek Oktober 2026 dan bisa berubah.

Destinasi lainnya

Terus menjelajah

Pura Tanah Lot saat matahari terbenam

Beraban, Tabanan · Bali Barat

Tanah Lot

Baca panduan →

Pura Ulun Danu Beratan

Bedugul, Tabanan · Bali Utara

Ulun Danu Beratan

Baca panduan →

Siap menjelajahi Bali?

Beri tahu kami tanggal dan tempat Anda menginap. Kami atur harinya sesuai keinginan Anda.