
Pancasari & Munduk, Buleleng · Bali Utara
Handara Gate & Danau Kembar Buyan dan Tamblingan
Di pegunungan utara, gerbang candi bentar Handara Golf & Resort menjadi salah satu pintu masuk yang paling banyak difoto di Bali, sering diselimuti kabut pagi.
Di pegunungan utara, gerbang candi bentar Handara Golf & Resort menjadi salah satu pintu masuk yang paling banyak difoto di Bali, sering diselimuti kabut pagi. Tak jauh dari sana, Danau Buyan dan Tamblingan menawarkan sisi dataran tinggi yang lebih tenang, dengan hutan, kano, dan pura-pura tua di tepi danau.
Sejarah
Gerbang ini menandai pintu masuk Handara Golf & Resort di Pancasari, dataran tinggi Buleleng, di ketinggian sedikit di atas 1.100 meter. Tahun pembangunannya tidak bisa kami pastikan dari sumber kami, jadi tidak kami cantumkan. Kini gerbang ini salah satu spot paling banyak difoto di Bali utara, dan antrean pagi bisa setengah jam sampai dua jam.
Tamblingan punya akar yang jauh lebih tua. Lontar setempat menceritakan seorang suci yang menyembuhkan wilayah yang dilanda wabah dengan bermeditasi di danau, dan namanya menggabungkan tamba, obat, dengan eling, kesadaran spiritual. Pura di tepi danau, Pura Ulun Danu Tamblingan, disebut sudah ada setidaknya sejak 948 M, pada masa Dinasti Warmadewa.
Makna dan budaya
Warga masih menganggap Danau Tamblingan suci, dan berenang di sana tidak dilakukan. Di sekeliling danau ada sekitar sebelas pura, di antaranya Pura Gubug, Pura Tirta Mengening, dan Pura Dalem Tamblingan, dan sebagian hanya bisa dicapai dengan berjalan kaki menembus hutan atau naik kano. Perlakukan seluruh kawasan ini sebagai tempat ibadah yang kebetulan indah, bukan sekadar latar foto.
Untuk menjaga suasana tetap tenang, hanya kano kayu tradisional yang boleh di danau, tanpa perahu bermotor. Tiket masuk umumnya dianggap sebagai donasi untuk desa-desa Catur Desa di sekitarnya, jadi pengunjung diminta berpakaian sopan, berbicara pelan, dan menjauhi sesajen di dekat pelinggih.
Yang bisa dilihat
- Gerbang candi bentar Handara dalam kabut pagi
- Pura Ulun Danu Tamblingan di tepi danau
- Naik kano kayu menyeberangi Danau Tamblingan
- Jalur hutan di sekitar danau dan perbukitan Munduk
Perlu diketahui
- Berangkat pagi untuk menghindari antrean di gerbang dan awan di sore hari
- Bawa uang tunai pecahan kecil; di Tamblingan tidak ada mesin kartu atau ATM di dekatnya
- Bawa jaket dan dry bag, karena kano rendah dan udara di ketinggian sejuk
- Minta izin sebelum memakai tripod atau drone di Handara
Info singkat
- Tiket Handara Gate sekitar IDR 50.000 per orang; Danau Tamblingan kira-kira IDR 20.000 sampai 30.000 per orang, kano bayar terpisah (sekitar IDR 150.000 sampai 200.000 untuk 30 menit)
- Buka Handara Gate 06:00 sampai 19:00; Tamblingan tidak punya jam buka resmi
- Waktu yang dibutuhkan Sekitar 3 sampai 4 jam untuk gerbang, satu danau, dan naik kano
- Waktu terbaik Sebelum pukul 09:00 untuk kabut dan antrean yang lebih pendek; matahari terbit di Tamblingan sangat tenang
- Jarak sekitar 2 jam dari Ubud dan 2 sampai 2,5 jam dari Bali selatan
Lokasi
Buka di Google MapsHarga dicek Oktober 2026 dan bisa berubah.
Destinasi lainnya
Terus menjelajah
Siap menjelajahi Bali?
Beri tahu kami tanggal dan tempat Anda menginap. Kami atur harinya sesuai keinginan Anda.



